Toilet komposting portable dari kayu jati alami dan bambu. Tanpa air. Tanpa bahan kimia. Setiap penggunaan menjadi kompos. Kompos itu menumbuhkan bunga — dipersembahkan kembali untuk Bali.
Setiap penggunaan memulai sebuah siklus. Tidak ada yang terbuang. Semua kembali ke Bali.
Setiap penggunaan ditutup dengan serbuk gergaji yang bersumber lokal dari workshop kayu Bali. Serbuk kayu menyerap kelembapan, menghilangkan bau, dan memulai proses pengomposan.
Tim kami mengumpulkan tangki pengomposan setelah setiap event dan mengangkutnya ke fasilitas pengolahan kami di Tabanan, Bali.
Panas, waktu, dan aktivitas mikroba mengubah limbah menjadi kompos organik bersertifikat. Tanpa bahan kimia. Tanpa limbah beracun. Nutrisi murni untuk tanah.
Kompos menyuburkan kebun bunga mitra kami di seluruh Bali. Di Day Zero 2026, 18 ton kompos menyuburkan 3.600 m² kebun bunga.
Bunga yang tumbuh dari kompos event Anda dipersembahkan kembali kepada tamu di festival berikutnya. Limbah Anda menjadi bunga mereka.
Yang satu boros air. Yang satu pakai bahan kimia. Yang satu tidak keduanya.
| Fitur | Toilet siram standar | Toilet kimia | ECORANAH ✓ |
|---|---|---|---|
| Air per penggunaan | 6–10 liter | ~2 liter | 0 liter |
| Bahan kimia | Klorin, pemutih | Formaldehida | Tidak ada |
| Hasil limbah | Air kotor | Lumpur beracun | Kompos organik |
| Instalasi pipa | Ya | Tidak | Tidak |
| Bau | Bervariasi | Bau bahan kimia | Tanpa bau |
| Material | Keramik, baja | Plastik | Kayu jati & bambu |
| Hasil akhir | Air olahan | Limbah berbahaya | Bunga untuk Bali |
Setiap unit Ecoranah dibuat tangan dari kayu jati alami dan bambu. Tanaman hidup di dalam. Bunga segar. Pencahayaan hangat. Tamu Anda tidak akan menyadari bahwa mereka sedang menggunakan toilet portable.
Semua sewa sudah termasuk layanan pembersihan, tisu toilet, sabun, pencahayaan, dan kebutuhan kamar mandi lengkap. Pengiriman dan instalasi dihitung terpisah. Hubungi kami untuk penawaran sesuai kebutuhan.
Kami juga menyediakan layanan pengambilan limbah sesuai permintaan — termasuk pengolahan kompos, pengembalian wadah kosong, dan bunga segar dari kebun kami yang dikirim kembali kepada Anda. Hubungi kami untuk penawaran →
Jawab 6 pertanyaan dan dapatkan rekomendasi yang disesuaikan — dikirim langsung ke WhatsApp Anda.
Wanita menggunakan toilet 2–3× lebih sering dibanding pria — ini sangat mempengaruhi jumlah toilet.
Alkohol meningkatkan penggunaan toilet sebesar 30–40%.
Makanan meningkatkan kebutuhan wastafel.
Masukkan nomor WhatsApp atau email Anda dan kami akan mengirimkan rekomendasi toilet yang disesuaikan — beserta penawaran lengkap.
Kami akan membalas dalam beberapa jam. Tidak ada spam.
Berdasarkan detail event Anda. Kami akan menindaklanjuti via WhatsApp dengan penawaran lengkap.
🌿 1 toilet untuk setiap kurang lebih 50 orang
Berdasarkan standar industri. Hubungi kami untuk penawaran yang lebih akurat.
Semua yang perlu Anda ketahui tentang sewa toilet portable di Bali — dan bagaimana Sistem Loop Bunga Ecoranah bekerja.
Badan hukum di balik Ecoranah. Beroperasi di seluruh Bali sejak 2018. PT didaftarkan April 2024.
Seniman, entrepreneur, dan pembangun komunitas. Mendirikan Ecoranah pada 2018. Co-founder dari komunitas The NYX dan Helicon Sound Lab.
Brand presence, media sosial, dan komunikasi klien.
Koordinasi operasional dan manajemen bisnis.
Manajemen armada, logistik, dan operasional lapangan.
Pemasangan on-site, perawatan, dan quality control.
Pemasangan on-site, perawatan, dan quality control.
Saya seorang event manager di La Laguna Beach Club ketika harus menyewa toilet kimia untuk event di pantai. Jenis yang dibuat untuk proyek konstruksi. Kotak plastik biru terang yang berbau formaldehida, sangat tidak cocok untuk festival mana pun — apalagi di pantai Bali.
Itu satu-satunya pilihan di Bali. Dan itu mengganggu saya. Bukan hanya secara estetika — tetapi karena Bali tidak memiliki pengolahan air limbah. Bahan kimia dari toilet itu tidak hilang. Mereka kembali ke tanah, ke sungai, ke laut. Saya tidak bisa terus menyewanya dengan hati nurani yang baik.
Maka pada 2018 saya membangun Ecoranah — klien pertama kami adalah Bali Spirit Festival di tahun yang sama. Toilet komposting dari kayu jati dan bambu alami. Tanpa bahan kimia. Tanpa air. Limbah menjadi kompos serbuk gergaji, kompos masuk ke kebun bunga kami, dan bunga-bunga kembali ke festival.
"Orang bilang ikutilah passion Anda. Saya tidak menganggap toilet adalah passion — tetapi keberlanjutan itu penting, saya mencintai tim saya, dan saya tumbuh besar di dunia festival. Sekarang saya mengelola toilet di festival-festival besar. Saya tetap berkontribusi secara berarti, dan sebagai entrepreneur saya bisa memberi dampak ke banyak festival sekaligus. Suatu hari saya akan kembali ke musik. Untuk sekarang, saya sedang membangun toilet empire."
— Clint Dorman, CEO & Founder
Momen yang membuat sistem loop ini benar-benar nyata: setelah satu tahun beroperasi, kami memberikan bunga kepada klien yang sudah menyewa toilet kami selama bertahun-tahun. Kami beritahu mereka bahwa bunga-bunga itu berasal dari kompos event mereka sendiri. Serius? Mereka tidak percaya — dan kemudian mereka akhirnya memahami apa artinya menutup siklus limbah.
WhatsApp atau email kami untuk cek ketersediaan dan dapatkan penawaran untuk event Anda.